DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN

A. Pendahuluan
a. Latar Belakang
Survei ialah penelitian secara komperhensif kepada suatu objek tertentu yang tujuannya untuk medapatkan data yang valid. Survey yang dilaksanakan saat melakukan penelitian biasanya dilakukan dengan mengajukan pertanyaan baik dengan metode wawancara ataupun membagiakan selembaran kuesioner dengan tujuan untuk mengetahui informasi lebih detai tentang suatu objek misal : siapakah mereka, apa yang difikirkan oleh mereka, perasaan mereka atau juga mengenai kecenderungan terhadap suatu tindakan. Pada umumnya survey dilakukan dalam penelitian untuk menguji obejek secara kuantitatif ataupun kualitatif.
Ketika melakukan penelitian kualitatif, survey lebih merupakan pertanyaan yang bersifat tertutup, sementar dalam penelitian kualitatif berupa tanya jawab  menddalam dengan wawancara terbuka.
Survei (survey) atau lengkapnya self-administered survey ialah metode mengumpulkan data primer dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada responden individu. Jadi kalau disimpulkan survei adalah metode atau cara untuk mengumpulkan informasi dari kelompok yang mewakili sebuah populasi
Pada pembahasan mengenai hasil survei dari grup discussion di Facebook ini, akan diuraikan mulai dari tujuan serta manfaat dari survei ini, grafik/data sampel yang digunakan, dan juga analisis untuk menjelaskan hasil survei yang telah diperoleh.

b. Rumusan Masalah
1. Apakah FGD untuk mata kuliah DIP termasuk inovasi (“Yes”)?
2. Apakah FGD untuk mata kuliah DIP tidak termasuk inovasi (“No”)?
3. Apakah FGD untuk mata kuliah DIP ini dikatakan keduanya sebagai inovasi (“Yes & No”)?

c. Tujuan
Setelah mengetahui artikel ini, mahasiswa dapat mempelajari melalui hasil survei penelitian ini sebagai berikut         :
1. Mengetahui alasan berapa banyak responden yang menggangap bahwa FGD merupakan suatu inovasi (“Yes”) bagi perkuliahan mata kuliah DIP.
2. Mengetahui alasan berapa banyak responden yang menggangap bahwa FGD bukan merupakan suatu inovasi (“No”) bagi perkuliahan mata kuliah DIP.
3. Mengetahui alasan berapa banyak responden yang menggangap bahwa FGD bisa termasuk inovasi ataupun tidak (“Yes & No”).

d. Manfaat
Dengan diadakannya survei ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik dari segi pembaca maupun penulis, yaitu            :
1. Manfaat untuk pembaca : Mendapatkan informasi dari tanggapan-tanggapan berbagai macam responden terkait keinovatifan dari FGD di FB untuk mata kuliah Difusi Inovasi Pendidikan ini.
2. Manfaat untuk penulis : Mengetahui seberapa efektif FGD FB ini digunakan untuk diskusi materi perkuliahan.

e. Responden dan Teknik Survei
- Jumlah Responden yang menjawab : 20 orang
- Jumlah Responden yang tidak menjawab : 19 Orang
- Jumlah total dari seluruh Responden : 39 Orang
- Teknik Survei : Pengamatan & Kuisioner


B. Hasil Survei
1. Survei Data I  
Mahasiswa yang Menjawab & Tidak Menajawab (Tabel, Diagram Bulat dan Batang)
Jika dilihat dari hasil data grafik di atas bahwa di dapatkan hasil survey sebagai berikkut :
·         Menjawab                  : 20 Orang
·         Tidak Menjawab       : 19 Orang
·         Jumlah Mahasiswa : 39 Orang

2. Survei Data II
Data Jawaban Forum Diskusi (Tabel, Diagram Bulat dan Batang)
Jika dilihat dari hasil data grafik di atas bahwa di dapatkan hasil survey sebagai berikkut :
·         Menjawab YES                    : 2 Orang
·         Menjawab NO                       : 1 Orang
·         Menjawab YES & NO          : 17 Orang

3. Survei Data III
Data Alasan Mahasiswa Forum Diskusi Facebook(Tabel, Diagram Batang dan Bulat)

- Alasan yang menjawab “Yes” bahwa FGD sebagai inovasi
a)    Karena sebelumnya belum pernah merasakan dapat berdiskusi tentang materi kuliah dengan dosen & teman-teman melalui media sosial.
b)    Belum banyak yang menggunakan FB sebagai forum diskusi.


- Alasan yang menjawab “No” bahwa FGD bukanlah inovasi
a)    Bukan hal baru, karena sudah ada mata kuliah yang menggunakan FB sebagai forum diskusi di semester sebelumnya.

- Alasan yang menjawab YES & No” bahwa FGD bukanlah inovasi
a)    Dianggap hal baru dalam perkuliahan karena media FB jarang digunakan untuk forum diskusi dan belum tentu berkelanjutan.
b)    Bukan hal yang baru lagi karena sudah pernah diterapkan/digunakan.
c)    Bukan hal yang baru dan belum tentu berkelanjutan.

C. Pembahasan Data Survei
1. Survei Data I
Data survei yang ditampilkan pada diagram diatas menunjukkan bahwa sebesar 51% adalah 20 orang menjawab, sedangkan 49%-nya adalah 19 orang yang tidak menjawab pada Focus Group Discussion pada topik mengenai “Apakah FGD DIP termasuk sebuah inovasi dalam mata kuliah ini?”.
Akibat yang ditimbulkan dari data tersebut menurut saya dapat menyebab ketidak akuratan dari informasi yang dibutuhkan untuk menentukan apakah FGD tersebut termasuk inovasi atau tidak. Mengapa? Karena jika seluruh orang dari jumlah yang tertera adalah 39 orang itu menjawab semuanya, maka akan dapat diperoleh tanggapan-tanggapan yang lebih bervariasi dan semakin memperbesar persentase terkait FGD itu termasuk inovasi atau tidak. Karena setiap suara dari anggota di group itu sangat penting untuk menentukkan presentase yang menjawab atau tidak menjawab tentang FGD apakah termasuk inovasi atau tidak.
Seharusnya saat dosen menyuruh/memberi tugas kepada mahasiswa untuk menjawab FGD di FB itu termasuk inovasi atau bukan lebih menekankan kepada mahasiswanya wajib untuk berkomentar di FGD tersebut. Jika tidak ikut berkontribusi didalam FGD harus diberi hukuman atau pengurangan nilai, sehingga semua mahasiswa di FGD tersebut semua ikut berkontribusi didalamnya.

2. Survei Data II
Data survei ini menampilkan bahwa sebanyak 17 orang menjawab “Yes&NoFGD di Facebook sebagai inovasi dikarenakan sebagian berpendapat bahwa hal tersebut dianggap baru dalam perkuliahan karena media FB jarang digunakan untuk Forum Diskusi dan belum tentu berkelanjutan.
Akibat yang ditimbulkannya menyebabkan keraguan bagi orang-orang yang menjawab “Yes&No”. Ditunjukkan dengan data grafik diagram batang maupun bulat menunjukkan mayoritas berpendapat bahwa tidak dapat dikatakan inovasi karena tidak berkelanjutan yang mengacu pada teori Reigeluth. Tetapi juga seimbang dengan yang menjawab setuju dengan teori yang dikemukkan oleh Rogers bahwa dapat dikatakan inovasi karena dianggap suatu hal baru bagi sebagian orang yang mengetahuinya.
Seharusnya pada FGD di FB tersebut harus lebih aktif lagi untuk berdiskusi didalamnya, sehingga tidak membuat keraguan pada diri mahasiswa untuk menjawab bahwa FGD di FB itu termasuk inovasi atau bukan.
3. Survei Data III
Jika dilihat dari tabel diagram batang maupun bulat bahwa alasan yang menjawab (YES) FGD sebagai inovasi ada 2 kategori yang menjadi alasannya,antara lain :
1.    Karena sebelumnya belum pernah merasakan dapat berdiskusi tentang materi kuliah dengan dosen & teman-teman melalui media sosial.
2.    Belum banyak yang menggunakan FB sebagai forum diskusi.
 sedangkan yang menjawab (NO) atau bukan inovasi rata-rata ada 1 alasan yang sama, yaitu :
1.    Bukan hal baru, karena sudah ada mata kuliah yang menggunakan FB sebagai forum diskusi
Dan yang menjawab (YES & NO) termasuk inovasi ada 3 kategori, yaitu :
1.    Dianggap hal baru dalam perkuliahan karena media FB jarang digunakan untuk forum diskusi dan belum tentu berkelanjutan.
2.    bukan hal yang baru lagi karena sudah pernah diterapkan/digunakan.
3.    Bukan hal yang baru dan belum tentu berkelanjuan.

Seharusnya diberikan arahan lain untuk memberikan komentar yang berbeda dari komen mahasiswa sebelumnya. Jadi setiap mahasiswa mempunyai alasan mereka sendiri FGD itu termasuk inovasi atau tidak. Agar meminimalisir dari ketidak aslian dari jawaban yang diberikan oleh masing-masing mahasiswa.
C. Kesimpulan
Kesimpulan dari pembahasan diatas ialah opsi jawaban “Yes&No” ini adalah dapat menunjukkan suatu keraguan dalam menjawab suatu kuisioner. Karena banyak teori yang berbeda tentang definisi suatu inovasi dalam penerapannya seperti FGD DIP ini.
Sudut pandang setiap orang berbeda-beda dalam menanggapi FGD di FB ini termasuk inovasi atau bukan. Tapi justru itu yangmembuat FGD ini menjadi seru karena bisa saling beradu argument setiap anggota mengenai FGD di FB ini, sehingga membuat anggota FGD di FB menjadi lebih aktif dan kritis dalam menanggapi dan menganalisis setiap argument seseorang apakah itu benar atau tidak.

D. Saran
Sebelum memulai diskusi di forum FB, sebaiknya dosen memberitahukan terlebih dahulu kepada mahasiswanya di kelas bahwa nanti akan di mulai diskusi di group FB. Tujuannya supaya mahasiswa tahu kapan akan mulai diskusi di forum tersebut. Karena biasanya mahasiswa tidak selalu memegang HP setiap saat, jaid diperlukan informasi tentang kepastian kapan akan dimulai FGD di FB sehingga semua mahasiswa yang berada di FGD FB tersebut bisa berkontribusi dan saling mengungkapkan pendapatnya dan tidak aka nada lagi yang “TIDAK IKUT MENJAWAB” setiap diskusi di forum.

Daftar Pustaka
·         Rogers, E. M. (n.d.). Diffusion of Innovation. Canada: The Free Press, A Division of Macmillan Publishing Co., Inc. New York.
·         Lestari, Inovasi Pendidikan. Jakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan.
·         Purwanto. (2000). Difusi Inovasi. Jakarta: STIA-LAN Press



Penulis : Unknown ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN ini dipublish oleh Unknown pada hari Selasa, 20 Juni 2017. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN
 

0 komentar:

Posting Komentar